• Rabu, 27 Oktober 2021

Kejar Sertifikat CHSE Buleleng Sambut Wisatawan Asing

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:15 WIB
wisata di Buleleng telah mengantongi sertifikat CHSE
wisata di Buleleng telah mengantongi sertifikat CHSE

TourismNews.id - Menyikapi mulai diberlakukannya wisatawan asing ke Bali,sejumlah akomodasi wisata di Buleleng telah mengantongi sertifikat CHSE. Fasilitas akomodasi wisata di Buleleng terus berupaya mengejar sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability).

Nantinya, Sertifikat itu menjadi salah satu syarat wajib bagi akomodasi wisata yang siap menerima wisatawan. Baik itu fasilitas yang berupa hotel non bintang maupun hotel bintang 5. Hanya saja, ditengarai masih ada akomodasi wisata yang belum mengantongi sertifikat CHSE.

Ni Made Rousmini selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata Buleleng menegaskan, sertifikat CHSE menjadi salah satu syarat wajib. Selain sertifikat CHSE, pengelola akomodasi wisata dan destinasi wisata juga wajib menerima vaksin covid-19, serta menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga : Holding BUMN Pariwisata Jelaskan Kesiapan Pembukaan Penerbangan Luar Ke Bali

Menurut Rousmini seluruh fasilitas akomodasi pariwisata harus segera melengkapi sertifikat CHSE itu. Apalagi border pariwisata akan dibuka pada 14 Oktober mendatang. Menurutnya wisatawan mancanegara akan menjadikan sertifikat CHSE sebagai acuan pada akomodasi tersebut telah aman dari covid-19.

“Sertifikat CHSE itu salah satu syarat wajib. Wisatawan mancanegara juga akan melihat sertifikat itu. Kalau tidak ada sertifikat CHSE, kecil kemungkinan dia mau menginap di hotel itu,” kata Rousmini.

Ia tak memungkiri saat ini masih ada beberapa akomodasi pariwisata yang belum mengantongi sertifikat CHSE. Ia menyebut sudah 85 persen akomodasi mengantongi sertifikat CHSE. Khusus bagi akomodasi yang belum mengantongi sertifikat, didorong segera mengajukan pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf).

Baca Juga : Kelurahan Sempur Akan Menjadi Pusat Wisata Kuliner Kota Bogor

Rousmini mengungkapkan saat ini Kemparekraf memberikan alokasi 1.200 sertifikat CHSE gratis bagi akomodasi wisata di Bali. “Ini harus dimanfaatkan. Karena kalau ikut sertifikasi mandiri, itu biayanya paling tidak Rp 12 juta,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Husni

Tags

Terkini

X