• Kamis, 20 Januari 2022

Pemerintah RI Terus Identifikasi Isu Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia, Ini 2 Masalah Utamanya

- Jumat, 3 Desember 2021 | 18:04 WIB
Memperingati Hari Disabilitas Internasional, 6 anggota Komunitas Motor Difabel Jepara (KMDJ) mengikui ujian SIM D. (dok KMDJ)
Memperingati Hari Disabilitas Internasional, 6 anggota Komunitas Motor Difabel Jepara (KMDJ) mengikui ujian SIM D. (dok KMDJ)

TourismNews.id - Pemerintah RI mengaku terus melakukan identifikasi secara kontinyu terkait isu strategis penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia).

Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK, Ponco Respati Nugroho menerangkan, isu strategis penyandang disabilitas dan lansia merupakan salah satu program prioritas di lingkungan Kemenko PMK.

“Di antara isu-isu strategis Kemenko PMK terkait penyandang disabilitas dan lansia, keduanya meliputi koordinasi implementasi Rencana Induk Penyandang Disabilitas dan Implementasi Strategi Nasional Kelanjutusiaan, pendataan dan sistem pelayanan, hal-hal terkait pelayanan terhadap disabilitas dan lansia, serta perlindungan sosial dan jaminan bantuan sosial,” ujarnya di laman resmi Kemenko PMK.

Baca Juga: Mensos Risma Paksa Anak Tuli Bicara, Tagar Bu Risma Trending di Twitter

Menurut Ponco, ada dua hal yang setidaknya menjadikan isu disabilitas dan lansia terutama menyangkut perlindungan sosial sangat penting.

Pertama, individu penyandang disabilitas di Indonesia menghadapi risiko finansial yang cukup signifikan.

Kedua, menjadi tua di Indonesia juga merupakan tahapan kehidupan yang berisiko.

Ia memaparkan, berdasarkan skema perlindungan sosial bagi lansia, jaminan sosial diperuntukkan bagi seluruh penduduk Indonesia. Akan tetapi, untuk bantuan sosial hanya ditujukan bagi kelompok rentan termasuk disabilitas dan lansia.

Baca Juga: Setelah Trending, Mensos Risma Bantah Paksa Anak Tunarungu Bicara di Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Halaman:

Editor: Arif Kusuma Fadholy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X