• Rabu, 27 Oktober 2021

Holding BUMN Pariwisata Jelaskan Kesiapan Pembukaan Penerbangan Luar Ke Bali

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:25 WIB
Kesiapan Angkasa pura sambut wisatawan asing
Kesiapan Angkasa pura sambut wisatawan asing

TourismNews.id - Kembali diberlakukanya objek wisata di kota Bali pasca Covid 19, jadi salah satu fokus utama Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pariwisata dan pendukung usai penunjukan jajaran direksi dan komisaris.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-336/MBU/10/2021, sementara penetapan jajaran komisaris berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-337/MBU/10/2021. Holding BUMN Pariwisata memasuki langkah awal dengan ditunjuknya PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) sebagai induk Holding.

Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia Dony Oskaria mengapresiasi kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dalam menyambut pembukaan Bali bagi turis internasional.

Dony menyampaikan pembukaan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan sesuai yang dipersyaratkan, termasuk tes RT-PCR di bandara bagi penumpang pesawat yang baru tiba dari luar negeri, dan juga kewajiban karantina.

Baca Juga : Erick Thohir Melihat Kesiapan Bali Menyambut Wisatawan Asing

Menurutnya tidak boleh ada celah dalam penerapan protokol kesehatan di bandara untuk membantu agar penanganan Covid-19 dapat tetap terkendali, serta di sisi lain menjaga dan meningkatkan kepercayaan turis mancanegara untuk kembali berwisata di Bali.

"Salah satu fokus INJourney Holding bersama anggota holding adalah membantu pemulihan pariwisata Bali yang terdampak pandemi Covid-19, di antaranya dengan memastikan operasional Bandara Ngurah Rai Bali selalu memenuhi seluruh regulasi terkait protokol kesehatan yang diberlakukan di tengah pandemi ini," ujarnya melalui siaran pers, Senin (11/10/2021).

Sebagai informasi, pembentukan Holding Pariwisata memiliki tujuan sebagai induk usaha di bidang pariwisata, melaksanakan kegiatan investasi yang terkait dengan kegiatan usaha, dan melakukan optimalisasi pemanfaatan sumber daya perusahaan BUMN berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Jika diamati, tidak ada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam jajaran anggota Holding. Mengapa?

Halaman:

Editor: Ahmad Husni

Tags

Terkini

Perayaan Sekaten Yogyakarta di Tiga Mall

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 02:24 WIB
X