• Selasa, 17 Mei 2022

Biar Keren Seperti Labuan Bajo, Ini Saran DPR Buat Desa Wisata

- Selasa, 14 September 2021 | 09:03 WIB
Potret pemandangan Desa Wisata Labuan Bajo (Trip Advisor)
Potret pemandangan Desa Wisata Labuan Bajo (Trip Advisor)

JAKARTA, TourismNews.id - Pengembangan desa wisata dinilai akan lebih maksimal jika mengadopsi konsep integrasi. Ini bisa dilihat dari obyek wisata Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, yang terintegrasi dengan lokasi sekitar destinasi utama.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pereira dilansir situs DPR.go.id, Selasa (14/9). Menurutnya, tidak ada hubungan struktural antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan pemerintah daerah membuat destinasi yang terintegrasi ini tidak terwujud.

BACA JUGA: Binte Biluhuta, Makanan Para Sultan Pemersatu NKRI

“Pengalaman setahun yang lalu saya lihat, tentu karena DAK (Dana Alokasi Khusus) ini jalurnya struktural pemerintahan, kementerian, seringkali (berbagai program) ini jalannya sendiri-sendiri,” terang Andreas dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama jajaran Kemenparekraf/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, pekan lalu.

Andreas menjelaskan, langkah konkret untuk mengatasi hal tersebut adalah agar hal ini bisa masuk di dalam pengusulan-pengusulan DAK, sehingga terbentuk koordinasi antara BOP (Badan Otorita Pariwisata) di tiap wilayah dengan pemerintah daerah setempat. “Kalau tidak terintegrasi secara struktural maupun dukungan anggaran di dalam kebijakan kita, ini akan tetap berjalan sendiri sendiri,“ imbuh politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

BACA JUGA: 10 Jenis Sport Tourism yang Menarik Dijajal

Lanjut Andreas, implementasi dari usulan ini nantinya akan sangat membantu pencapaian target-target dari destinasi utama dan wilayah penunjang wilayah destinasi utama tersebut. Diketahui, Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 32 Tahun 2018 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Flores.

BPOLBF mempunyai tugas koordinatif dan tugas otoritatif. Tugas koordinatif yakni melakukan koordinasi, sinkronisasi dan fasilitasi terhadap perencanaan, pengembangan, pembangunan dan pengendalian di kawasan pariwisata Labuan Bajo Flores. Sedangkan tugas otoritatif, yakni melakukan perencanaan, pengembangan, pembangunan, pengelolaan dan pengendalian di zona otorita kawasan pariwisata Labuan Bajo Flores.(*)

Editor: Imam Solehudin

Tags

Terkini

Ten Hag Tak Bantah Bertemu Man United

Sabtu, 2 April 2022 | 12:01 WIB

Terpopuler

X