• Sabtu, 4 Desember 2021

Taman Klawalu, Objek Wisata Mangrove Pertama di Tanah Papua

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:07 WIB
Taman Klawalu, Objek Wisata Mangrove Pertama di Tanah Papua (Kemenparekraf)
Taman Klawalu, Objek Wisata Mangrove Pertama di Tanah Papua (Kemenparekraf)

TourismNews.id - Selain Raja Ampat, di Papua Barat terdapat Kawasan Taman Wisata Mangrove Klawalu berada di Kota Sorong. Objek wisata tersebut merupakan taman wisata mangrove pertama di tanah Papua.

Di kawasan tersebut tumbuh berbagai jenis mangrove yang dapat memanjakan mata, sekaligus memberikan kesejukan bagi wisatawan yang datang. Berbagai jenis mangrove bisa dilihat, seperti spesies Terminalia catappa l, Sonneratia caseolaris (l.) engler, Rhizopora lamarckii montr., Rhizopora apiculata blume, dan lainnya. Wisatawan juga dapat menikmati pemandangan dari menara pandang dan berjalan menyusuri kawasan hutan mangrove dengan jembatan warna-warni.

Wisatawan yang ingin mengabadikan momen, juga dapat berswafoto karena banyak spot-spot yang instagramable. Kawasan wisata mangrove sendiri dibangun oleh Kemenparekraf/Baparekraf dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pariwisata tahun anggaran 2018 - 2022 dengan dana yang dikeluarkan jumlahnya mencapai Rp45,3 miliar.

Baca Juga: Rinjani Geopark Tourism Festival Berpusat di Lombok Timur

“Ini adalah kolaborasi berkelanjutan karena dimulai 2018 dan tahun depan juga sudah dianggarkan. Ini saya canangkan sebagai salah satu spot dari kunjungan delegasi G20 yang akan kami gelar, sebelum ke Raja Ampat, mereka harus menanam mangrove dulu di sini sebagai bagian dari upaya untuk gercep, geber, dan gaspol,” ujar Menparekraf sekaligus Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat meninjau Taman Wisata Mangrove Klawalu, Senin (25/10/2021) lalu.

Di sana, Sandiaga menanam bibit mangrove sebagai simbol semangat positif bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Pada kesempatan itu, ia menanam bibit mangrove didampingi oleh Wakil Walikota Sorong, Pahimah Iskandar; Sekretaris Daerah Kota Sorong, Yakob M. Kareth; Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baprekraf, Wawan Gunawan; dan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua.

Pihaknya berharap, dengan penanaman mangrove ini diharapkan dapat memberikan semangat positif, agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Sorong bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi. Seperti diketahui, hutan mangrove memiliki berbagai fungsi, diantaranya mencegah intrusi air laut, mencegah erosi dan abrasi garis pantai, meningkatkan sumber oksigen, serta mampu menstabilkan daerah pesisir.

Baca Juga: Megamendung Hadirkan Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Taman Wisata Mangrove Klawalu sangat mudah dijangkau oleh wisatawan, karena jarak tempuh hanya sekitar 7 kilometer atau 17 menit dari Bandara Eduard Osok Sorong. Salah satu aktivitas menarik yang bisa dilakukan oleh wisatawan adalah menaiki perahu untuk menjelajahi pesisir pantai, yang berada di dekat kawasan mangrove. Selain itu, akan ada fasilitas jalur sepeda yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Halaman:

Editor: Arif Kusuma Fadholy

Tags

Terkini

X