• Sabtu, 4 Desember 2021

Sejarah dan Peran Hotel Pelangi di Kota Malang

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:18 WIB
Hotel Pelangi di Malang merupakan tertua di wilayah tersebut. (IG Hotel Pelangi Malang)
Hotel Pelangi di Malang merupakan tertua di wilayah tersebut. (IG Hotel Pelangi Malang)

TourismNews.id – Hotel Pelangi merupakan hotel tertua di kota Malang. Hotel ini mempunyai sejarah cukup panjang dan menjadi saksi bisu pahit getirnya kota ini.

Hotel Pelangi merupakan satu-satunya hotel heritage di Malang. Hotel Pelangi awalnya bernama Palace Hotel dan mempunyai ciri-ciri khas bangunan kolonial Belanda. Mulai dibangun tahun 1900, lalu bangunan hotel ini selesai tahun 1915, hanya terpaut satu tahun setelah kota Malang diresmikan.

Kala itu hotel ini merupakan hotel terbesar dan satu-satunya hotel mewah di kota Malang dengan jumlah 126 kamar. Setiap kamarnya memiliki teras dan koridor. Yang menjadi ciri khas adalah twin tower atau menara kembar. Namun bangunan tersebut telah hancur setelah aksi bumi hangus pada saat Agresi Militer Belanda I tahun 1947.

Uniknya lagi, yang boleh masuk hotel ini hanyalah kaum elit atau kaum bangsawan, seperti para meneer, bangsawan-bangsawan Tionghoa, inlander atau orang pribumi tidak boleh masuk karena saat itu kebanyakan hanya menjadi jongos. Nama hotel Pelangi sendiri mulai muncul pada tahun 1953 ketika hotel tersebut dibeli oleh seorang kontraktor asal banjarmasin bernama H. Sjachran Hoesin.

Saat ini Hotel Pelangi memiliki 75 kamar yang terdiri dari 4 tipe kamar yang berbeda. Yaitu standard room, superior room, executive deluxe room dan suite room. Fasilitas lain yang disediakan hotel juga sangat lengkap, seperti ballroom, ruang meeting, coffee shop, tempat penitipan bayi dan money changer.

Untuk ballroom dan ruang meeting, dapat menampung sekitar kurang lebih 250 orang. Ruangan ini juga bisa digunakan untuk berbagai macam acara, seperti pesta pernikahan maupun acara penting lainnya. Selain itu, hotel ini juga memiliki aula dengan 4 macam tipe ruangan yaitu Concordia Hall (30-250 orang), Palace Meeting Room (25-40 orang), Sjachran Hoesin Ballroom (50-100 orang) dan VIP Meeting Room (5-10 orang).

Lodji Coffee Shop buka 24 jam yang menyajikan menu masakan khas Indonesia, Chinese, dan Eropa. Suasananya sangat kental akan nuansa kolonial Belanda dengan lukisan dan keramik peninggalan lama, masa penjajahan Belanda.

Hotel Pelangi berada pada lokasi yang sangat strategis di pusat kota. Berada di sebelah selatan alun-alun, tepatnya di Jl. Merdeka Selatan, hotel tersebut sangat tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati pusat kota Malang seutuhnya sambil mengagumi arsitektur tua gedung. Walaupun usia bangunan telah melewati satu abad, namun gedung ini masih tampak indah dan kokoh berdiri. ***

Editor: Arif Kusuma Fadholy

Tags

Terkini

X