• Sabtu, 4 Desember 2021

Bantul Berfokus Mengembangkan Pariwisata Bertema Bumi Mataram

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:36 WIB
Kawasan Cagar Budaya Mataram Islam di Kotagede (Asa)
Kawasan Cagar Budaya Mataram Islam di Kotagede (Asa)

TourismNews.id - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul saat ini telah memulai mengembangkan pariwisata dengan tema Bantul Bumi Mataram. Hal itu dikarenakan, Mataram Islam yang saat ini masih eksis di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), cikal bakalnya berada di Kotagedhe yang juga bagian dari wilayah kabupaten Bantul.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, sesuatu hal yang tidak ada di tempat lain, maka bisa membuat magnet pariwisata di Bantul. Menurutnya, tema Bumi Mataram adalah tepat untuk Bantul dikarenakan asal-usulnya dan saat jayanya Mataram Islam saat bertempat di Bantul.

"Jika sesuatu tidak ada di tempat lain, maka pariwisata tersebut menjadi daya magnet. Kerajaan Mataram Islam lahirnya di Jagalan Kotagede yang masuk wilayah Bantul. Kerajaan Mataram memang masih eksis sampai saat ini dengan adanya Kesultanan Yogyakarta, sehingga kabupaten Bantul.dan Kraton Yogyakarta bisa kolaborasi dalam memajukan wisata," ujar Kwintarto dalam Channel Youtube Resmi Kabupaten Bantul.

Baca Juga: Wisata Bali Kembali Dibuka 14 Oktober, Ini Persyaratannya...

Ia menerangkan, di Bantul ada cara hidup mengangkat tata nilai Mataram. Sehingga, masih banyak basis tata kelola masyarakat yang masih menggunakan tata nilai budaya Mataram.

Promosi Pariwisata Bantul Bumi Mataram

Dinas Pariwisata Bantul memulai promosi terkait tema Bantul Bumi Mataram dengan mengadakan Kotagede Amazing Race pada bulan Mei lalu. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri pariwisata dan sebagai ketika sektor pariwisata bangkit kembali pasca pandemi Covid-19.

"Alasannya Kotagede karena pintu gerbang Mataram ada di situ. Alangkah indahnya kalau ini dikembangkan, karena tidak semua orang tahu tentang Kotagede. Pemkan Bantul berusaha untuk memaksimalkan mengembangkan pariwisata tersebut," kata Kwintarto.

Baca Juga: Keunikan Geblek Kulon Progo dan Cara Membuatnya

Halaman:

Editor: Ahmad Husni

Tags

Terkini

X