• Sabtu, 4 Desember 2021

Musamus dan Kanguru Eksotik, Dua Harta Karun dari Timur Indonesia

- Kamis, 2 September 2021 | 22:41 WIB
Musamus (Indonesia.go.id)
Musamus (Indonesia.go.id)

TOURISMNEWS.ID - Indonesia merupakan negeri nan kaya. Di antaranya, kekayaan keragaman hayat i. Rumah semut nan menjulang dan kanguru berukuran kecil yang ada di Merauke merupakan sebagian kecil dari kekayaan negeri ini.

Wisata apa yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke Kabupaten Merauke? Di sana ada Taman Nasional Wasur yang ditempuh tak lebih dari 15 menit dari pusat Kota Merauke. Di Taman Nasional itu kita bisa melihat koleksi flora dan fauna endemik wilayah Papua Selatan.

Di salah satu bagian taman nasional ini, tepatnya di wilayah padang savana, kita akan menemukan bangunan tanah berdiri menjulang yang merupakan rumah semut. Oleh masyarakat Merauke, bangunan yang dibuat oleh hewan bertubuh kecil itu dinamakan musamus.

Uniknya, musamus di taman nasional tersebut memiliki ukuran tergolong jumbo. Dengan tinggi yang bisa mencapai 5 meter, ada musamus yang berdiameter lebih dari 2 meter. Keunikan tersebut agaknya sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia.

Kendati dikenal sebagai rumah semut, musamus bukanlah sarang yang dibangun oleh semut. Mahakarya alam Merauke itu merupakan sarang dari hewan sejenis rayap, yang memiliki nama latin Macrotermes sp.

Rayap penghuni musamus dikenali sebagai jenis yang tidak gemar merusak atau bukan termasuk serangga pengganggu. Rayap jenis ini justru bisa dibilang tergolong mandiri, karena mampu membangun rumah sendiri tanpa harus menumpang di benda-benda milik manusia. Biasanya, rayap ini memang hidup jauh dari pemukiman manusia.

Secara fisik, musamus berupa gundukan tanah yang terbentuk dari bahan dasar rumput kering, tanah, dan air liur rayap pembuatnya. Bentuknya menjulang tinggi di atas permukaan tanah menyerupai stalakmit di gua-gua. Tekstur permukaan musamus berlekuk-lekuk dan berwarna coklat kemerahan, sesuai warna tanah tempatnya berada.

Di dalam gundukan tanah itu, jutaan koloni rayap yang menjadikan musamus sebagai tempat tinggalnya. Rayap-rayap tersebut membangun istananya dengan sangat kokoh dan kuat, bahkan mampu menahan beban injakan hewan besar, manusia, maupun hempasan pohon tumbang.

Di dalam musamus terdapat lorong-lorong tempat pergerakan semut atau rayap. Lorong ini berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus rongga ventilasi yang menjaga kestabilan suhu sehingga mereka terlindung dari perubahan suhu yang ekstrem, bahkan saat terjadi kebakaran hutan sekalipun.

Musamus juga bisa ditemukan di Australia. Namun di Indonesia, agaknya musamus hanya ada di Merauke. Di Merauke terdapat sebuah padang sabana yang berisi ratusan musamus di atasnya, baik yang masih aktif maupun yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya.

Halaman:

Editor: Imam Solehudin

Tags

Terkini

X